comment my blog jika tak ingin seperti ini

Rabu, 28 Oktober 2009

Stoner: Musim ini Cukup

Tak ada lagi perebutan gelar juara usai Valentino Rossi tampil sebagai juara dunia. Bagi Casey Stoner, ia menggambarkan penampilannya musim ini dengan satu kata; cukup.

The Doctor keluar sebagai juara dunia usai finis di posisi tiga pada MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2009). Stoner sendiri pada balapan tersebut keluar sebagai juara.

Ini menjadikan dirinya keluar sebagai pemenang dalam dua seri terakhir. Kemenangan sebelumnya ia raih di kampung halaman sendiri, di Sirkuit Phillip Island, Australia.

Bisa dibilang performa Stoner sekembalinya dia dari absen akibat pemulihan kondisi fisik cukup bagus. Setelah menjadi runner-up di Estoril, Portugal, dua seri berturut-turut itu berhasil ia menangkan.

Well, mungkinkah jika dirinya tidak diganggu kondisi fisik hasil yang dicapainya musim ini bakal lebih baik? Atau bagaimana jadinya apabila ia tak absen di tiga seri--di Brno, Indianapolis dan Misano. Mengingat musim lalu ia adalah salah satu penantang serius Rossi.

Stoner tak berkomentar mengenai itu. Pemuda 24 tahun ini menyebut dirinya sudah cukup puas dengan penampilannya musim ini. "Saya tak bisa meminta lebih dari hasil di musim ini," ucapnya di Autosport.

"Tiga balapan terakhir nyaris sempurna dan sepanjang weekend ini segalanya berjalan lancar untuk kami. Sejak saya kembali membalap di Portugal semuanya hanya menjadi lebih baik dan lebih baik lagi."

"Saya senang dengan kondisi fisik saya akhir pekan ini, terutama membalap dalam kondisi basah yang cukup sulit," tandasnya.

Masih ada satu seri tersisa, yakni di Valencia. Patut dinantikan apakah Stoner bisa melanjutkan performa bagusnya atau tidak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KELIHATANNYA ANDA SUKA SEKALI DENGAN BUBUR AYAM INI

Seorang pelanggan bubur ayam yang sedang menikmati makanannya mendapatkan sebuah sekrup dalam mangkuk buburnya, tapi ia tidak menghiraukan sekrup tsb mungkin karena enaknya rasa bubur itu. Hari berikutnya seperti biasa dia datang lagi, sial betul hari itu ia mendapatkan lagi sebuah paku kecil dalam mangkuknya tapi ia tetap bersikap tenang & menikmati hidangannya. Bertahun-tahun sudah ia berlangganan bubur tersebut walaupun seringkali ia mendapatkan benda-benda keras dalam mangkuknya. Pada suatu hari ia terjadilah perbincangan antara keduanya :Pedagang bubur, ” Kelihatannya anda suka sekali dengan bubur ayam saya ini, enak ya?Pelanggan, “Sebenarnya sih tidak, tapi gara-gara bubur ayam bapak ini sekarang saya sudah punya toko bangunan!!”.

Pengikut